Idh@’s Love

Happy B’day Raihan…. February 26, 2009

Filed under: My Baby — ida @ 5:23 am

dsc_0431Selamat Ulang Tahun Sayang……

Dua tahun sudah senyummu menemani detik-detik kami

Dua tahun sudah hidup kami terwarnai oleh keindahan ceriamu

Engkau tumbuh berkembang menjadi anak yang selalu menjadi penenang hati kami

Selamat Ulang Tahun Sayang……

Semoga Allah SWT selalu memberikan hidayah dan rahmat untukmu

Tumbuhlah menjadi anak sholeh yangg dapat menjadi panutan bagi sesama

Dan jadi manusia yang berguna dan bermanfaat bagi sesamanya…..

Amin….

Love u…

Abah & Mama

Advertisements
 

Happy mother’s Day December 22, 2008

Filed under: My Family — ida @ 2:01 am

Seorang ibu tak pernah sedikit pun mengeluh. Apapun diberikan dengan penuh keikhlasan, tidak untuk mengharapkan balas jasa dari sang anak. Beliau mendidik buah hatinya bukan karena kewajiban, ukan pula karena keterpaksaan. Semua yang diberikan untuk anaknya semata-mata karena rasa cinta dan sayangnya.
Kesabaran dan kelembutan hati seorang ibu akan terus menjadi kenangan terindah dihati anak-anaknya. Layaklah jika sosok ibu dianggap sosok idola bagi anaknya.
with-mama1Mama…terimakasih atas segala pengorbanan dan keikhlasan yang kau berikan kepada kami bahkan sampai detik ini n sampai aku pun sekarang sudah menjadi seorang ”mama” aku masih membutuhkan bimbinganmu. Maafkan aku kalau kadang menanyakan kabarmu hanya lewat telepon karena jarak tinggal kita yang sedikit jauh yang membuatku tak bisa pulang dan melihatmu tiap saat. Tapi percayalah, kami selalu merindukan kalian semua. I love u all….
Dalam sebuah artikel saya pernah membaca, konon seorang perempuan akan merasakan lebih sayang pada ibunya ketika ia melahirkan anak. Dalam keadaan ini, ia bisa merasakan perjuangan seorang ibu mempertaruhkan nyawa demi anak yang ada dalam rahimnya. Begitu pula yang pernah saya alami ketika melahirkan buah hatiku, bahwa apapun akan saya lakukan demi keselamatan anakku walaupun nyawa taruhannya saat di meja operasi.
Alangkah hebatnya suara hati kasih sayang yang ALLAH titipkan kepada kita melalui ibu. Semoga aku pun mampu menjadi seorang ibu yang merupakan idola bagi anak-anak dan keluargaku. Amin….
Hari ini saya mengucapkan selamat hari ibu untuk mamaku di Banjarmasin dan mama mertuaku di Anjir.
“Happy mother’s Day… I love you mom…n You are the best for us.”


”Ibu….
Kau bagai kerdipan lilin yang berkilau dan penuh bercahaya
Menggantikan mentari terangi malam yang gulita
Membakar diri memberikan cahaya
Membiarkan diri musnah terlebur
Berkorban segalanya penuhdengan kerelaan

Ya Tuhan…
Bahagiakan beliau
Dalam setiap tetes air mata bahagia yang mereka jatuhkan
Dan dalam setiap pengabdian serta ibadah yang mereka lakukan
Semuanya hanya untuk-MU Yang Maha Segalanya”

 

Lagi…lagi….Palsu??? December 3, 2008

Filed under: sekitar kita — ida @ 4:46 am

Lagi-lagi, produk palsu…sekarang berbagai media memberitahakan beredarnya ”kosmetika palsu”………. Sekarang Indonesia tidak saja selalu dilanda banjir air, tapi juga selalu dibanjiri oleh produk – produk palsu yang sangat berbahaya…

p
Sebelumnya yang membuat sangat heboh masyarakat beredarnya makanan yang mengandung bahan bermelamin dan bakteri sakazaki yang mengontaminasi puluhan merk susu formula bayi yang sangat berbahaya bahkan dapat mengalami gagal ginjal dan ini terbukti puluhan nyawa bayi di China yang meninggal. Siapa yang tidak resah??? Terutama saya pribadi sebagai seorang ibu yang memiliki seorang balita (1,9 tahun) dan masih mengkonsumsi susu formula. Sejuta perasaan takut dan khawatir selalu menghantui, dan saya mencoba mencari segala informasi. Dan Alhamdulillah….produk susu yang dikonsumsi anakku ”bebas dari melamin”. Namun bagaimanakah nasib balita-balita lain ”yang tak berdosa” yang telah terenggut nyawanya??? Tidak ada lagi kah rasa kemanusiaan pada diri ”mereka”???

p

Marak juga beredarnya obat-obat palsu yang merajai pasaran dan juga telur palsu yang bebas berkeliaran di masyarakat. Telur palsu yang bentuknya tidak jauh berbeda dengan telur asli, namun dibuat dari bahan-bahan berbahaya seperti melamine, tawas, karbit dan parafin yang akan mempengaruhi kesehatan orang yang mengkonsumsinya seperti kanker, gangguan otak hingga kematian. Siapa yang diuntungkan dalam hal ini?? Hanya mereka yang tidak punya perasaanlah yang telah tega mengorbankan pihak lain demi mendapatkan keuntungan.

p

Dan sekarang marak kembali beredarnya produk kosmetika palsu. Kadang rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat serta kurangnya kontrol dan penerapan hukum membuat produk-produk berbahaya tersebar luas. Teknologi pencetakan yang semakin maju sehingga mampu menciptakan kemasan produk palsu mirip dengan aslinya yang dengan mudah dilemparkan ke pasaran dengan harga miring dan ini membuat kejahatan pun makin berkembang. Semoga kita sebagai konsumen perlu ekstra hati-hati jika hendak memilih produk tersebut dan jangan hanya tergiur harganya yang murah, terutama produk-produk yang kebanyakan import dari cina.

p

Semoga segalanya ini bukan permainan oknum-oknum tertentu dan pemerintah semakin bijak dalam menindak pelaku-pelaku kejahatan ini. Bukankah negara kita adalah negara hukum? Jadi tertangkapnya pelaku-pelaku kejahatan ini dan terbongkar segala sindikat-sindikat yang merusak bangsa harus diberikan hukuman yang setimpal. Bukan hanya dirazia, diperingati dan produknya dimusnahkan, tapi ”orang-orang” yang secara sengaja melakukan kejahatan ini bahkan yang menyebabkan hilangnya berjuta nyawa manusia yang tertindas oleh kecurangan mereka diberikan hukuman yang seberat-beratnya.

p

Semoga tidak ada lagi KEPALSUAN yang melanda bangsa kita……

 

Cinta Sejati November 29, 2008

Filed under: Cinta — ida @ 1:30 am

Mendapatkan jodoh sejati tidaklah mudah karena tidak semua orang mampu mencapai kesejatian. Jodoh sejati lahir dari cinta sejati. Cinta yang menghadirkan Allah SWT dan terbebas dari nafsu amarah dan kehadiran syetan.

images1
Rasa rindu dan sayang yang menyatu dalam cinta adalah anugerah Allah SWT, adakalanya rindu berbuah kasih sayang dan kasih sayang berbuah cinta. Cinta yang melahirkan romantisme sehingga dapat menyatukan dua jiwa dalam nuansa kebahagiaan. Tanpa jalinan cinta, jalinan kasih sayang hanya fatamorgana. Karena itu, syukurilah cinta dan satukan cinta dalam ikatan yang diridhai Allah SWT.

p
Cinta sejati sesungguhnya datang dari lubuk hati yang paling dalam, cinta sejati hanya datang sekali dan cinta sejati hanya ada dalam hati dan Cinta adalah anugerah terbesar yang di berikan Tuhan kepada kita.

p
Hakekatnya tidak ada manusia yang sempurna, manusia satu sama lain menanggung kelemahan. Hanya dengan kerja samalah manusia bisa membangun kesempurnaan.

p
Orang yang melapangkan hati untuk menerima perbedaan, cenderung akan menemukan banyak kesamaan. Perbedaan itu bukan lantas tidak ada, tetapi kesediaan untuk menerima perbedaan membuat kita mudah untuk melihat kesamaan dan kebaikannya.

p
Terimalah kekurangannya dengan keikhlasan hati maka akan kita temukan cinta yang bersemi indah. Sesudahnya berupaya memperbaiki dan bukan menuntut untuk sempurna. Bukankah kita sendiri mempunyai kekurangan??

p
Kekayaan itu ada di jiwa. Dan keping kekayaan itu dimulai dari ketulusan menerima. Dengan kekayaan jiwa kita akan lebih mudah memberikan empati, lebih mudah untuk memahami, lebih mudah untuk berbagi dan lebih mudah mendengar dengan sepenuh hati.

p
Seperti apapun pasangan kita, bersyukurlah karena dia adalah pemberian-Nya yang terbaik buat kita. Apa yang menurut kita baik belumlah tentu baik menurut Allah….akan tetapi apapun pemberian-Nya Insya Allah itu kebaikan buat kita. Amin…

 

Idul Fitri….Kembali Fitrah…. September 27, 2008

Filed under: Renungan — ida @ 2:02 am

”Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, laa ilaa ha illallahu wa Allahu Akbar…
Allahu Akbar wa lillahilham…”

p

Tak terasa gema takbir itu akan kembali menghiasi alam ini, gema takbir lebaran yang penuh dengan kemenangan. Suatu pesta kemenangan umat Islam yang selama bulan Ramadhan telah berhasil melawan berbagai hawa nafsu. Idul Fitri yang berarti kembali kepada kesucian, yaitu hari menuju fitrah, dimana tali silaturahmi sangat mewarnai hari penuh makna ini. Di dalam perjalanan hidup, manusia senantiasa tidak bisa luput dari dosa dan kesalahan terhadap sesama yang kadang menimbulkan rasa saling menyakiti. Semoga Idul Fitri merupakan momentum terbaik bagi setiap manusia untuk saling memaafkan dan kembali ke fitrahnya sebagai makhluk yang suci dan terampuni segala dosanya. Namun saling memaafkan kepada orang lain seharusnya tidak semata-mata dilakukan saat Lebaran, tetapi harus berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.

p

Untuk semua teman, sahabat, saudara, kedua orang tuaku, mertua dan suamiku jika ada salah khilafku yang pernah tersakiti semoga momen ini merupakan hari terbaik untuk memohon maaf dan ampunan yang sebesar-besarnya. Semoga segala kesederhanaan dan ketulusan iman menjadi makna utama hari kemenangan kita.

p

Ya Allah….
Berkahilah kami pada hari yang penuh kemuliaan ini
Ampunilah segala dosa-dosa dan kelalaian kami
Jadikanlah ini hari terbaik yang melewati kami
Jadikan bulan ini kami orang yang paling bahagia
Amin Ya Robal alamin…

p

SELAMAT IDUL FITRI 1 Syawal 1429 H
MINAL AIDIN WAL FAIDZIN
MOHON MAAF LAHIR & BATIN

 

15 Hari Telah Berlalu… September 15, 2008

Filed under: Renungan — ida @ 1:51 am

Tak terasa hari ini kita sudah memasuki hari ke-15 bulan Ramadhan dan pastinya tinggal setengah perjalanan lagi Ramadhan yang indah dan yang penuh dengan pengampunan ini akan meninggalkan kita. Ada rasa senang, bahagia, gembira, cemas, bahkan sedih. Apakah ibadah Ramadhan ini telah kita lakukan dengan optimal dan sepenuh hati? Apakah kita masih diberikan umur untuk bertemu dengan bulan Ramadhan tahun depan? Marilah kita bersama2 mengevaluasi diri kita sendiri dan semoga kita menjadi pribadi yang lebih baik di pertengahan Ramadhan ini. Semoga Allah memberikan kekuatan dan kesabaran untuk meningkatkan amal ibadah kita serta memanjangkan umur dan mempertemukan kita dengan Ramadhan tahun depan. Amin…

P

Marilah kita mempersiapkan ketulusan hati kita untuk memohon maaf dan memberikan maaf agar diri kita kembali FITRI.

P
MOHON MAAF LAHIR & BATHIN….

 

Tidak ada Salahnya Menangis August 21, 2008

Filed under: Renungan — ida @ 3:59 am

Menangis…??? Tidak ada salahnya kita menangis kalau memang dengan menangis itu kita sebagai manusia menjadi sadar, sadar akan kelemahan-kelemahan diri kita, sadar akan kesalahan-kesalahan yang telah kita lakukan dan saat tidak ada lagi yang sanggup menolong dari kejatuhan selain Allah Swt. Kesadaran yang membawa manfaat dunia dan akhirat. Bukankah keadaan hati kita sebagai manusia tidak pernah stabil? Selalu berbolak balik menuruti keadaan yang dihadapinya. Ketika seseorang menghadapi kebahagiaan maka hatinya akan gembira, namun saat dilanda musibah tidak sedikit orang yang berputus asa bahkan kadang berpaling dari kebenaran.

p

Bagi seorang muslim yang mukmin, menangis merupakan buah kelembutan hati dan petanda kepekaan jiwanya terhadap berbagai peristiwa yang menimpa dirinya. Rasulullah Saw pun menitiskan air matanya ketika kematian anaknya, Ibrahim.
Bukankah di antara tujuh golongan manusia yang akan mendapatkan naungan pada hari dimana tiada naungan kecuali naungan Allah adalah orang yang berdoa kepada Rabbnya dalam bersendirian kemudian dia menitiskan air mata? Seorang mukmin sejati akan menangis dalam bersendirian di kala berdoa kepada Tuhannya. Sadar betapa berat tugas hidup yang harus dipikulnya di dunia ini.
p
Menangis merupakan sebuah bentuk pengakuan terhadap kebenaran.

Semoga hal demikian dapat melembutkan hati dan menjadi penyejuk serta penyubur iman dalam dada. Semoga kita juga selalu diingatkan pada hari ketika manusia banyak menangis dan sedikit tertawa kerana dosa-dosa yang diperbuatnya selama di dunia.

p
Jadi apa salahnya kita menangis?
p
“Air mata yang telah jatuh
Membasahi bumi
Takkan sanggup menghapus penyesalanPenyesalan yang kini ada
Jadi tak berarti
Karena waktu yang bengis terus pergiMenangislah….
Bila harus menangis
Karena kita semua manusiaManusia bisa terluka
Manusia pasti menangis
Dan manusia pun bisa mengambil hikmahDibalik segala duka
Tersimpan hikmah
Yang bisa kita petik pelajaran

Dibalik segala suka
Tersimpan hikmah
Yang kan mungkin bisa jadi cobaan”

p
(Lirik lagu ”Air Mata”, Dewa)

p

Sebagian sumber diambil dari sini