Idh@’s Love

Senandung Jiwa June 17, 2008

Filed under: Puisi — ida @ 1:06 am

Dikedalaman jiwaku ada
Nyanyian tanpa kata – Nyanyian yang hidup
Dalam benih-benih hatiku
Ia menolak bersatu dengan tinta di perkamen
Ia menolak bersatu dengan tinta di perkamen
Ia mendangkalkan simpatiku
Pada sebuah jubah dan mengalir
Tapi tidak dibibirku

Bagaimana aku melihatnya?
Aku takut ia akan bercampur dengan ether dunia
Kepada siapa ia kunyanyikan?
Ia bersarang dirumah jiwaku, dalam ketakutan
Kepada telinga pemarah

Ketika kutatap mata batinku
Aku melihat bayangan dari bayangannya
Ketika kusentuh jemariku
Aku merasakan getarannya

Tindakan tanganku mengikuti
Kehadirannya seperti danau memantulkan
Kemerlip bintang-bintang ; air mataku
Menyingkapnya, secemerlang embun
Mengungkap rahasia mawar

Inilah senandung gubahan dalam renung
Dihias oleh kesunyian
Dilupakan oleh kenangan
Dilumatkan oleh kebenaran
Ditirukan oleh impian
Dipahami oleh cinta
Disembunyikan oleh kesadaran
Dan dinyanyikan oleh jiwa

Inilah senandung cinta
Apakah Kain atau Esau
Dapat mendendangkannya?

Ia lebih semerbak dari melati
Suara apa yang dapat mewadahi?
Ia tersembunyi seperti rahasia perawan
Dawai apa yang dapat menggetarkannya?

Siapa berani memadu raungan samudra
Dan dendang lubuk malam?
Siapa berani membandingkan prahara
Dengan desah seorang bayi?
Siapa berani meneriakkan
Kehendak hasrat hati?
Manusia mana yang berani menyanyikan
Lagu Senandung Tuhan?
p

(Kahlil Gibran, Lukisan Keabadian)

 

Sujudku….. January 25, 2008

Filed under: Puisi — ida @ 1:08 am

Telah ku kumpulkan puing-puing malam
Dalam setiap kataku
Dalam setiap langkahku
Berbaur dan menyatu

Ingin ku kuak kelam dengan nyala
Menyibak pekat melekat
Mengurangi untaian bunga duka
Yang bertahta dalam hati

Telah ku telusuri serpihan-serpihan hati
Dalam bayang diriku
Dalam payung lorong hidupku
Untuk ku tebar di jalan laluku

Telah ku susun nafasku
Diatas tikar gelar sajadah
Meletakkan jiwa diatas sujudku
Menata desak menampak langkah
Menghapus pekat
Dengan tetes air mata yang bersimbah

Allahu Akbar
Kudekatkan diri pada-Mu
Tegakkan Iman di hati selalu
Mengabdi pada Illahi
Yang Maha Rahim

 

Aku Ingin Mencintaimu… September 29, 2007

Filed under: Puisi — ida @ 5:29 am

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana…

seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu

kepada api yang menjadikannya abu…

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana…

seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan

kepada hujan yang menjadikannya tiada…

 

 (Sapardi JD)

 

Aku ingin mencintaimu…

Seperti matahari yang tak pernah ingkar bersinar di pagi hari

Aku ingin mencintaimu…

Seperti ombak yang selalu kembali ke pantai

Aku ingin mencintaimu…

Seperti bintang-bintang yang menjadikan malam indah

Aku ingin mencintaimu…

Seperti hujan di musim kemarau

 

Biarkan aku mencintaimu…?

 

(Kahlil Gibran)