Menangis…??? Tidak ada salahnya kita menangis kalau memang dengan menangis itu kita sebagai manusia menjadi sadar, sadar akan kelemahan-kelemahan diri kita, sadar akan kesalahan-kesalahan yang telah kita lakukan dan saat tidak ada lagi yang sanggup menolong dari kejatuhan selain Allah Swt. Kesadaran yang membawa manfaat dunia dan akhirat. Bukankah keadaan hati kita sebagai manusia tidak pernah stabil? Selalu berbolak balik menuruti keadaan yang dihadapinya. Ketika seseorang menghadapi kebahagiaan maka hatinya akan gembira, namun saat dilanda musibah tidak sedikit orang yang berputus asa bahkan kadang berpaling dari kebenaran.
p
Bagi seorang muslim yang mukmin, menangis merupakan buah kelembutan hati dan petanda kepekaan jiwanya terhadap berbagai peristiwa yang menimpa dirinya. Rasulullah Saw pun menitiskan air matanya ketika kematian anaknya, Ibrahim.
Bukankah di antara tujuh golongan manusia yang akan mendapatkan naungan pada hari dimana tiada naungan kecuali naungan Allah adalah orang yang berdoa kepada Rabbnya dalam bersendirian kemudian dia menitiskan air mata? Seorang mukmin sejati akan menangis dalam bersendirian di kala berdoa kepada Tuhannya. Sadar betapa berat tugas hidup yang harus dipikulnya di dunia ini.
p
Menangis merupakan sebuah bentuk pengakuan terhadap kebenaran.
Semoga hal demikian dapat melembutkan hati dan menjadi penyejuk serta penyubur iman dalam dada. Semoga kita juga selalu diingatkan pada hari ketika manusia banyak menangis dan sedikit tertawa kerana dosa-dosa yang diperbuatnya selama di dunia.
p
Jadi apa salahnya kita menangis?
p
“Air mata yang telah jatuh
Membasahi bumi
Takkan sanggup menghapus penyesalanPenyesalan yang kini ada
Jadi tak berarti
Karena waktu yang bengis terus pergiMenangislah….
Bila harus menangis
Karena kita semua manusiaManusia bisa terluka
Manusia pasti menangis
Dan manusia pun bisa mengambil hikmahDibalik segala duka
Tersimpan hikmah
Yang bisa kita petik pelajaran
Dibalik segala suka
Tersimpan hikmah
Yang kan mungkin bisa jadi cobaan”
p
(Lirik lagu ”Air Mata”, Dewa)
p
Sebagian sumber diambil dari sini


