”Ditengah prahara hidup untuk mengarungi samudera kabut
Dan saat perahu hatiku telah lelah mengarung
Aku ingin memilih perahu hatimu untuk berlabuh selamanya
Kaulah samudera yang ingin kuselami dalam cinta sejati
Karena riakmu selalu membawaku dalam kedamaian
Kasih…..
Bawalah aku dalam mengarungi layar hidupmu”
(Minggu, 18 Desember 2005)
Itulah rangkaian kata yang terukir pada 2 tahun yang lalu saat aku di lamar….hehehe….
(Jika kesempurnaan yang kau harapkan setinggi gunung yang menjulang, Aku hanyalah bukit kecil yang terjal. Jika kelebihan yang kau idamkan seluas lautan yang tak bertepi, Aku hanyalah riak ombak di dasar sungai. Jika keindahan yang kau inginkan secantik mutiara yang bersinar, Aku hanyalah sebutir mutiara yang redup. Jika kecantikan yang kau impikan seindah kuntum bunga mawar yang mekar di taman, Aku hanyalah setangkai tulip yang menguncup.
Hanya sinar CINTA dan KETULUSAN yang kupersembahkan untukmu…..Semoga sinar itu mampu menerangi setiap detak jantung kita bersama Rihdo Illahi…Amin… )
Aku kapan dilamarrrrrrr?????
Sabar ya…….ntar “kebahagiaan” itu pasti anna alami……… Ok???
Jgn lupa undangannya tuch….